Berkaitan dengan operasi yang dilakukan oleh BRIMOB POLDA Jabar di Kabupaten Ciamis, kami organisasi Serikat Petani Pasundan (SPP) menyatakan:

  1. Menyambut baik operasi penegakan hukum untuk menangkap pelaku illegal logging dengan mengirimkan 300 Brimob, Cuma yang disayangkan operasinya sama-sama dengan PERHUTANI sehingga terkesan polisi dan terkesan sulit untuk objektif. Lebih lanjut didalam proses operasinya di lapangan yang dicarinya hanya pihak masyarakat, padahal kami punya bukti dan bukan rahasia umum lagi yang namanya pelaku illegal logging justru banyak dilakukan oleh oknum PERHUTANI, sehingga perkiraan atau pemikiran pelaku sebenarnya tak terungkap, karena Dia sendiri yang melakukan, Dia sendiri yang berteriak.
  2. Hendaknya pihak Kepolisian tidak hanya sepihak mendengarkan laporan tapi lebih jauhnya diteliti lagi, oleh karena itu apabila pihak Kepolisian netral tolong selidiki:
  3. Peta penanaman produksi dan rencana penebangan produksi dari tahun 1996 khususnya di Ciamis Selatan, berapa nilai produksinya dan berapa uang yang dicatat dalam laporan keuangan PERHUTANI, kalau dia mengaku dijarah rakyat, berapa orang yang ketangkap dan berapa jumlah yang disita?
  4. Kemana dan dimana jalur distribusi kayu tersebut dibawa dan dari situasi ini, mungkin tidak pengaman kayu di jalan disa ditembus secara lancer dibawa masyarakat?
  5. Kalau alasan PERHUTANI karena ada perlawana masyarakat atas nama organisasi terutama sebagaimana yang disebut-sebut di media massa, apakah pengalaman dari pihak kepolisian ataupun PERHUTANI mendapatkan perlawanan dari masyarakat? Karena sejauh pengamatan kami di media massa tentang proses penangkapan pelaku illegal logging ridak pernah ada perlawanan. Oleh karena itu kami yakin ini laporan yang mengada-ada kalau alas an PERHUTANI karena ada perlawanan masyarakat atas nama organisasi

Demikian konferensi pers ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih

 

Bandung, 17 Juni 2008

 

IBANG LUKMANURDIN

Deputi Umum SPP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *